gomidi les privat

Apa Itu Homeschooling? Status Ijasahnya? Keunggulannya

Apa Itu Homeschooling

Apa itu Homeschooling? Homeschooling adalah istilah yang sering digunakan untuk menggambarkan jenis pendidikan di mana anak-anak tidak mengikuti pendidikan formal di sekolah umum atau swasta. Sebaliknya, mereka belajar di lingkungan rumah dengan orang tua atau wali mereka sebagai guru.

Dalam kata-kata sederhana, homeschooling berasal dari kata “home” yang berarti “rumah” dan “schooling” yang berarti “pendidikan”, sehingga secara harfiah berarti “pendidikan di rumah”. Ada juga istilah lain yang digunakan untuk menggambarkan homeschooling, seperti “home education” atau “pendidikan berbasis keluarga”.

Apa Itu Homeschooling

Sistem homeschooling telah mendapatkan pengakuan secara resmi di Indonesia. Menurut Undang-Undang, hasil lulusan homeschooling diakui dan dianggap setara dengan peserta didik dari sekolah formal.

Artinya, anak-anak yang mengikuti homeschooling juga berhak mendapatkan ijazah setara dengan lulusan sekolah menengah atas (SMA) atau sederajatnya. Dengan ijazah ini, mereka memiliki peluang untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

Ijazah Homeschooling

Bagi anak-anak yang mengikuti homeschooling dan ingin melanjutkan ke perguruan tinggi di Indonesia, ada beberapa langkah yang perlu diambil untuk mendapatkan ijazah setara SMA atau sederajatnya. Salah satunya adalah melalui ujian kesetaraan, yang sering disebut sebagai ijazah paket C.

Dalam konteks ini, terdapat tiga jenis ijazah paket yang dikenal di Indonesia:

  1. Ijazah Paket A
    Setara dengan lulusan Sekolah Dasar (SD) dengan syarat minimal usia 12 tahun.
  2. Ijazah Paket B
    Setara dengan lulusan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan syarat memiliki Ijazah Paket A dan usia minimal 3 tahun.
  3. Ijazah Paket C
    Setara dengan lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) dengan syarat memiliki Ijazah Paket B dan usia minimal 3 tahun.

Secara hukum, ijazah ini memiliki kedudukan yang sama dengan ijazah dari sekolah formal. Namun, orang tua dan anak-anak yang memilih homeschooling harus memenuhi persyaratan tertentu untuk mengikuti ujian kesetaraan di Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).

Persyaratan Ujian Kesetaraan di PKBM

Persyaratan untuk mengikuti ujian kesetaraan di PKBM meliputi:

  1. Mendaftar di PKBM minimal 1 tahun sebelum ujian.
  2. Menyelesaikan proses pembelajaran yang mencakup kurikulum yang relevan.
  3. Menunjukkan hasil proses pembelajaran, seperti rapor, portofolio hasil karya anak, dan hasil latihan ujian yang dilakukan secara mandiri.
  4. Memenuhi syarat teknis lain sesuai dengan kebutuhan PKBM yang berlaku di daerah masing-masing.

Perlu diingat bahwa aturan mengenai ujian paket dan persyaratan ini dapat berubah dari tahun ke tahun. Oleh karena itu, disarankan untuk selalu memantau peraturan terbaru mengenai Ujian Paket.

Selain persyaratan di atas, penting untuk diketahui bahwa anak-anak yang akan mengikuti ujian kesetaraan sebelumnya harus memiliki Nomor Induk Siswa Nasional (NISN) yang terdaftar di Dapodik. NISN adalah nomor identitas yang akan digunakan anak di semua jalur pendidikan dan untuk masuk perguruan tinggi.

Cara Mengurus Ijazah Homeschooling

Cara memperoleh ijazah untuk anak yang menjalani homeschooling berbeda dengan proses yang biasanya ditempuh oleh mereka yang mengikuti pendidikan formal. Orang tua tidak bisa melakukan ujian mandiri untuk memperoleh ijazah tersebut. Ada beberapa langkah yang bisa diambil:

  1. Bergabung dengan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM)
    Salah satu cara paling umum adalah bergabung dengan PKBM. Di sana, anak akan mendapatkan pendidikan kejar paket yang sesuai dengan usianya. Ijazah yang dikeluarkan nantinya adalah ijazah kejar paket, yang mencakup tiga tingkatan: Paket A, Paket B, dan Paket C.
  2. Persyaratan
    Setiap tingkatan ijazah kejar paket memiliki persyaratan yang berbeda. Untuk Paket A, anak harus berusia minimal 12 tahun. Untuk Paket B, anak harus memiliki Ijazah Paket A dan berusia minimal 3 tahun. Sementara itu, untuk mendapatkan Ijazah Paket C, anak harus memiliki Ijazah Paket B yang berusia minimal 3 tahun.
  3. Menunjukkan Hasil Belajar
    Anak perlu menunjukkan hasil belajarnya, seperti rapor, portofolio, atau dokumen sejenisnya, sebagai persyaratan untuk mengikuti ujian kesetaraan.
  4. Menghadapi Ujian
    Setelah memenuhi persyaratan, anak akan menghadapi ujian yang mencakup materi yang tidak jauh berbeda dengan ujian sekolah formal.

Homeschooling adalah alternatif pendidikan yang semakin mendapatkan pengakuan di Indonesia. Dalam homeschooling, anak-anak belajar di rumah dengan orang tua sebagai pengajar. Dengan persyaratan yang tepat dan ikut serta dalam ujian kesetaraan di PKBM, anak-anak homeschooling dapat memperoleh ijazah yang setara dengan lulusan sekolah formal.

Ini memberi mereka kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi jika mereka menginginkannya. Meskipun berbeda dari sistem pendidikan konvensional, homeschooling anak memberikan fleksibilitas dan pengalaman belajar yang unik bagi anak-anak.

Share:

Facebook
Twitter
Pinterest
LinkedIn

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Table of Contents

On Key

Related Posts

Dampak Positif dan Negatif Homeschooling
info
gomidi

Dampak Positif dan Negatif Homeschooling

Homeschooling adalah metode pendidikan di mana anak-anak belajar di rumah atau di lingkungan keluarga mereka daripada pergi ke sekolah tradisional. Seperti halnya metode pendidikan lainnya,

Read More »